Daun Rontal Media Tulis Tempo Dulu

Koleksi Museum Sri Baduga Maharaja-Bandung

Koleksi Museum Sri Baduga Maharaja-Bandung

“ Peso pangot ninggang lontar,

 daluang katinggang mangsi,

sugan bae katuliskeun”

Itulah ungkapan lama tradisional masyarakat Sunda yang menyiratkan cara penulisan dalam tradisi tulis menulis yang ternyata memakai bahan dan alat yang sangat berbeda dengan sekarang,  yaitu memakai péso pangot serta mangsi. Péso pangot adalah alat untuk menulis dengan cara mengeratkan ujung pisau yang tajam pada permukaan daun rontal. Sedangkan mangsi (tinta) adalah bahan cair hitam yang penggunaannya memakai kalam atau pena dengan cara ….baca lebih lanjut

Prasasti Batutulis Peninggalan Kerajaan Pajajaran

Prasasti Batutulis Bogor

Prasasti Batutulis Bogor

Tatar Sunda atau Jawa Barat termasuk Banten adalah daerah yang banyak menyimpan artefak dari peninggalan Kerajaan Salakanagara, Tarumanagara, Sunda serta Galuh. Artefak atau benda peninggalan sejarah banyak disimpan di museum atau ada juga yang masih tetap berada di mana artefak itu ditemukan. Salah satu artefak yang tetap dipertahankan di tempatnya adalah Prasasti Batutulis, artefak peninggalan Kerajaan Pajajaran ini berada di Komplek Peninggalan Purbakala Nasional, Prasasti Batutulis Bogor, Jl Batutulis No 54 Bogor.
Bogor sebagai gerbang ibukota dan kota terbesar ketiga di Jawa Barat setelah Bandung dan Cirebon tentu menyimpan persoalan yang sama dengan kota-kota lain, yaitu keramaian yang berimbas pada kemacetan, kehirukpikukan juga kesemrawutan. Keramaian itu semakin menjadi ketika tahun 2002 Menteri Agama pada era Kabinet Gotong Royong membuat kehebohan ….baca lebih lanjut

Ketika Sastrawan Dihamili Ronggeng

Ahmad Tohari dan Panitia Bulan Bahasa Diksastrasia Universitas Siliwangi

Ahmad Tohari dan Panitia Bulan Bahasa Diksastrasia Universitas Siliwangi

Ternyata kehamilan bukan hanya milik kaum hawa, laki-laki pun bisa mengalaminya, setidaknya itulah yang dirasakan oleh seorang pengarang Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Ahmad Tohari. Dia memaparkan hal itu pada seminar “Pembelajaran Sastra”  di HMPS Diksatrasia Universitas Siliwangi Tasikmalaya.

Siapa sangka seorang sastrawan sekaliber ….baca lebih lanjut